Resep Kompak ala Superman Is Dead

Tak mudah bagi Superman Is Dead (SID), grup band asal Bali, ini membangun karier musiknya di industri major label Indonesia hingga namanya melambung seperti saat ini. Selama 15 tahun berkarier, pengalaman pahit manis pun pernah dikecap Bobby (vokal), Eka (gitar), dan Jerinx (drum). Apa resepnya?

"Kita menjaga kekompakan dengan minum bir," ujar Jerinx. "Ya begitulah," tambah Eka ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (29/10).

Terus? "Kita sama-sama cinta dengan musik, jadi kita bisa tetap kompak sampai sekarang," jawab Bobby.

Itulah yang menjadi resep jitu mereka bisa tetap bertahan meski cobaan bertubi-tubi datang kepada mereka. "Dibanding sukanya, justru banyak duka laranya. Mulai dari isu-isu yang negatif," kenang Jerin

"Dulu banyak orang bilang, 'SID apaan tuh band punk?', 'band yang kurang liar'. Malahan kita ngalamin dikejar-kejar, dilempar pakai air kencing."

Itu masa lalu. Bila sekarang SID mulai dilirik, boleh jadi karena buah perjuangan yang cukup panjang. "Setelah 15 tahun, baru dirasakan hasilnya dua tahun belakangan ini. Bisa diartikan kita baru menikmati benih-benih yang kita tanam," ujar Jerinx.

Hasil positif yang dirasakan SID saat ini memang kontradiksi dibanding mereka memutuskan masuk ke major label. "Ketika kita memutuskan—dari indie—masuk ke label banyak yang menganggap kita mengkhianati diri dan melacurkan diri demi uang," cerita Eka. "Kita menepisnya dengan tetap bermain dengan secara dewasa," timpal Bobby.

Hasilnya? Ya seperti sekarang ini.

sumber: http://entertainment.kompas.com/read/2009/10/29/e200714/resep.kompak.ala.superman.is.dead
◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright © 2011. All About Superman Is Dead - Blog Fans SID. Some rights reserved. Template Design by Nugikkool